Rabu, 10 November 2021

Tugas Pembatik L4 Tahun 2021

 Tugas Pembatik L4 Tahun 2021

  1. Vlog Best Practise - Vidio Pembelajaran dengan menerapkan Model Pembelajaran Problem Base Learning (PBL) 

https://www.youtube.com/watch?v=4cYnzfI_S98&t=7s 


2. Vlog Sosisalisasi Portal Rumah Belajar 


3. Blog : https://mardianacalang.blogspot.com/

4.  Kegiatan Koordinasi dan Sosialisasi 

    a.  Koordinasi Portal Rumah Belajar dengan pihak terkait: 

        https://mardianacalang.blogspot.com/2021/11/aksi-koordinasi-apa-sih-rumah-belajar.html

    b. Sosialisasi Tatap Muka

        1. SD Negeri 1 Calang 

            https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=2437320069745313&id=100004020301007

        2. SD Negeri 2 Calang 

            https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=2437302929747027&id=100004020301007

        3. SD Negeri 3 Calang 

            https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=2437295633081090&id=100004020301007

        4. SMP Unggul

            https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=2437307033079950&id=100004020301007

        5. SLB Aceh Jaya 

            https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=2437311413079512&id=100004020301007

    c. Sosialisasi Tatap Maya

        a.  Pada tanggal 6 November 2021 dengan jumlah peserta terdaftar 265 orang

            https://bit.ly/sosialisasi_PRT


        b. Pada Tanggal 11/11/2021, Pukul 20.00 s.d 21.00 (Sosialisasi kali ini cukup unik, dilakukan dengan cara chatingan.)






Sabtu, 06 November 2021

Aksi Koordinasi/sosialisasi Portal Rumah Belajar- "Apa Sih Rumah Belajar?"

Berjuang sendirian?....... Siapa bilaaaaang?

            Menjadi satu-satunya peserta dari Kabupaten aceh jaya yang lolos sampai ke Pembatik Level 4 ini pada awalnya tidak terlalu saya pikirkan. Saat itu saya berpikir  akan mengikuti pelatihan seperti level-level sebelumnya. Saya yakin dengan kesungguhan dan rajin berlatih secara mandiri InsyaAllah  saya akan lulus 😂😂. PD sekali saya waktu itu.

            Pada saat coaching hari ke-1 Prof. Muhammad Abduh. PHd  memaparkan bahagaimana memulai menulis sesuatu agar terasa mudah. Menulislah hal-hal yang kita sukai dan kita kuasai agar ide bisa mengalir seperti air yang mengalir. Ungkapkan dengan bahasa yang sederhana saja tidak perlu memakai istilah-istilah yang tidak dipahami oleh masyarakat umum. Menulislah diwaktu dan tempat yang tenang. Karena menulis itu juga memerlukan Azzam (kebulatan tekat). Menarik sekali penjelasan beliau berhasil membuat saya bermimpi mempunyai 10 buku dalam 5 tahun kedepan 😂😂. Bagi orang yang sudah terbiasa menulis 10 buku dalam 5 tahun itu tentu sedikit ya. Tapi bagi saya yang seorang pemula itu adalah sebuah cita-cita.

        Singkat cerita pada coaching hari ke-2 s.d 4 para Duta Rumah Belajar Aceh memberikan arahan dan bimbingan agar Peserta Pembatik Level 4 melakukan aksi didunia nyata 😄 maupun didunia maya. Sosialisasi dan Kolaborasi Portal Rumah Belajar menjadi tugas utama kami di Level 4. 

        Aksi ramai teman-teman dari kabupaten lain semakin menghilangkan keraguan saya dalam melangkah. Tidak hanya menulis, azzam juga diperlukan dalam aksi sosialisasi dan kolaborasi. Terngiang kembali arahan DRB Aceh tahun 2019 Ibu Irayuni. "Diri kita perlu  di motivasi dengan berbagai hal agar kita tetap semangat dalam melangkah, beristirahatlah sejenak bila jenuh tapi kemudian lanjut kembali jangan berhenti".

1. Berkoordinasi dengan kepala sekolah ditempat saya bertugas yaitu SD Negeri 1 Calang Kecamatan Kruengsabee kabupaten Aceh Jaya Ibu Herlis Nanda Arita,S.Pd 

        Seperti biasa ibu kepala sekolah saya ini selalu mendukung setiap gerak langkah saya didunia pendidikan. Beliau selalu mensuport dan membantu setiap kegiatan yang saya laksanakan, tentu saja dengan berkoordinasi dan tidak mengganggu kewajiban utama kita sebagai seorang guru. Saya juga sudah menyerahkan surat undangan palatihan pembatik level 4 sebagai dasar beliau mengizinkan saya melaksanakan aksi baik disekolah sendiri maupun disekolah lainnya. Alhamdulillah saya merasa sudah punya teman dalam aksi ini.

2. Sosialisasi perdana kepada rekan sejawat disekolah sendiri melalui bincang ringan tentang Portal Rumah Belajar.

3. Berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Aceh Jaya 


        Tepatnya hari Senin Tanggal 01 November 2021 saya memberanikan diri berangkat ke Dinas Pendidikan Aceh Jaya. Dengan izin dari Ibu Kepala Sekolah SD Negeri 1 Calang dan mempersiapkan diri dengan Undangan Pelatihan sebagai senjata andalan juga beberapa lembar printout tentang Portal Rumah Belajar dan Program Pembatik. Kegiatan serupa sebenarnya sudah beberapa kali saya geluti. Bedanya di Program yang lain saya tidak sendirian. Dari awal kegiatan saya sudah punya TIM yang kuat, handal, gigih, penuh semangat, dan baik hati. Tapi tidak di program ini. Diawal kegiatan saya bergerak sendiri, semua perencanaan tindak lanjut saya susun hanya bermodal petunjuk dari para duta. 

        Saya mencoba menghubungi Kabid Dinas Pendidikan Aceh Jaya Bapak Mutawali, S.Pd. Beliau adalah sosok yang bijaksana dan enak diajak berdiskusi tentang pendidikan. Selalu mendukung setiap gerak langkah guru-guru di Aceh Jaya dalam peningkatan mutu dan kualitas pendidikan. Respon beliau sangat baik dan siap membantu kegiatan Sosialisasi Portal Rumah Belajar. Alhamdulillah tim saya bertambah lagi 😀.

4. Berkoordinasi dengan kepala Dinas Pendidikan Aceh Jaya Bapak Abdul Jabar, S.Pd


        "Apa itu Pembatik bu Mar?" pertanyaan itulah yang beliau lontarkan diawal bincang kami. Sayapun mencoba menjelaskan bahwa Pembatik adalah Pembelajaran Berbasis TIK untuk guru-guru disemua jenjang pendidikan. Dari Guru TK sampai tingkat SMA, dari Sabang sampai Meuroke berhak mengikuti program yang sudah disediakan oleh Pusdatin Kemendikbud ini. "oh saya kira mau membatik pake kain" 😀 ungkap beliau sambil tertawa renyah mencairkan suasana diruangan Kepala Dinas Pendidikan Aceh Jaya tersebut. Beliau juga sangat mendukung kegiatan ini. Mensuport saya dengan memberikan kemudahan dan Kelancaran dalam menyelesaikan adminstrasi dan persiapan melakukan sosialisasi seperti mengerluarkan Surat Undangan kepada setiap sekolah SD dan SMP agar mengirimkan 3 orang guru untuk kegiatan Sosialisasi Portal Rumah Belajar.


5. Koordinasi Dengan Ketua PGRI Aceh Jaya 


        Bapak Julianto, S.T.,M.Si selain menjabat sebagai Kasi Kurikum di Dinas Pendidikan Aceh Jaya. Beliau juga sosok yang dipilih menjadi Ketua PGRI Aceh Jaya periode 2021 s.d 2025. Selama ini banyak sudah kegiatan PGRI yang dirasakan manfaatnya oleh anggota. Alhamdulillah gayung bersambut beliau mengajak berkolaborasi dan mau memfasilitasi kegiatan Sosialisasi Portal Rumah Belajar ini sampai selesai. Alhamdulillah saya sangat bersyukur dimudahkan dan dilancarkan segala urusan oleh Allah SWT. sekarang saya semakin yakin dalam melangkah. semakin ramai pihak-pihak yang mau bergandengan tangan dan mendukung saya mensosialisasikan Portal Rumah Belajar. 

Jadi siapa bilang saya sendirian 😄...... saya punya TIM hebat di Aceh Jaya 💪😀


SALAM RUMAH BELAJAR 



















Selasa, 02 November 2021

"DRB Aceh Berbagi Cerita" Coaching - ke 3 Pembatik Level 4

 

    Coaching hari ke-3 semakin membakar semangat saya mengikuti pembatik di level 4 ini. Setelah bertatap maya dengan Bapak Qusthalani (DRB 2018) dan Ibu Dwi Ermayanti (DRB 2020) pada coaching perdana dan ke-2, hari ini kami para peserta level 4 bisa berdiskusi dengan Ibu Irayuni (DRB 2019) dan Bapak Fakhrul Rozi (DRB 2020). 

        Motivasi yang diberikan oleh ibu Irayuni sangat berarti bagi saya, beliau membakar kami dengan menyampaikan bahwa kita harus memiliki motivasi yang kuat karena :

  • Motivasi adalah bahan bakar yang menggerakkan seseorang untuk melakukan sesuatu.
  • Motivasi datang dari diri sendiri atau lingkungan 
  • Saat mulai jenuh, beristirahatlah hanya untuk beberapa saat, bukan untuk membuat kita berhenti melakukan tetapi untuk mengisi bahan bakar.
Beliau juga memberikan kiat-kiat 

  • Bacalah setiap ketentuan dalam pedalaman pemilihan DRB (blog, Vlog, sosialisasi) 
  • Menjadi kreatif dan Inovatif 
  • Jadikan setiap kegiatan dan kreativitas menjadi sebuah laporan yang sistematis
Usahakan melakukan tahapan koordinasi sosialisasi ke berbagai pihak

  • Kepala Sekolah sendiri 
  • Dinas Pendidikan 
  • Cabang Dinas Pendidikan 
  • kepada siswa dan guru
  • sosialisasi rumah belajar ke media sosial
Ibu guru Cantik ini mempunyai slogan : 
"Mengapa engkau mulai jika tidak untuk diakhiri

        Berikutnya pak Fahkrol memberikan trik dan tips dalam pembuatan vlog yang baik. Ternyata alat-alat yang kita gunakan sangat berpengaruh pada hasil akhir vidio, tentu saja alat yang baik harus didukung juga dengan penguasaan dan pemahaman pemakaian alat tersebut.  Beliau manampilkan hasil karya yang sudah beliau terbitkan ditahun lalu sebagai peserta pembatik level 4 2020. Vlog yang beliau perlihatkan sungguh luar biasa memukau saya. Benar kata pak Fakhrol bila kita menguasai trik dan tips membuat vlog. vidio yang dihasilkan pasti baik pula.

Ada beberapa teknik mengambil gambar :

1. Pan right = kamera bergerak kekanan

2. Pan Left = Kamera bergerak kekiri 

3. Zoom in = kamera bergerak mendekati objek 

4. Zoom out = kamera menjauhi objek 

5. Kamera memutar kekanan 

6. Kamera memutar kekiri 

dan lain sebagainya 


Pilihan Software editing 

1. Filmora 

2. Camtasia 

3. Adobe Priemire 

4. Sony Vegas 

5. Pinacle Studio 

6. Kine Master 

7. Viva Vidio, dll


Pilihan Musik dan Sound Effect 

- NO copyright 

- Musik/Audio yang legal atau tidak melanggar hak cipta 

- musik/audio sesuai dengan content vidio 

- Bend Sound 

- Audio library youtube


Pesan Pak Fakrol kepada kami para pembatik level 4.

"Dalam sebuah karya, kita tidak terbatas aplikasi dan alat yang kita pakai tapi bergantung dari kreatifitas yang kita miliki"


Terimakasih untuk semua para Duta Rumah Belajar Aceh 


TIMPHAN = "Teknologi Informasi Memajukan Pembelajaran Hebat Aneuk Nanggroe"

 


Salah satu tugas Pembatik Level 4 adalah membuat Brand Pendidikan yang bernuasa Pariwisa ciri khas daerah masing-masing. Pada awalnya sedikit membingungkan karena ini merupakan hal yang baru bagi saya, ternyata hal ini dirasakan juga oleh peserta lainya. Alhamdulillah dapat pelajaran yang baru lagi. Memang tidak rugi bila rajin ikut pelatihan. Kompetensi pengembangan diri akan terus bertambah dan tentu saja bisa kita pakai dalam proses pembelajaran yang lebih inovatif.
Menariknya lagi peserta diminta membuat keterkaitan Brand yang dipilih dengan fitur-fitur yang ada dirumah belajar. Hmmm bukan pekerjaan yang mudah ini, perlu waktu 3 hari berpikir, mencerna, mencari-cari, sebuah kata yang yang berkaitan dengan pariwisa ciri khas daerah kita. 

Akhirnya kata-kata TIMPHAN menjadi pilihan. Saya rasa ini cocok karena TIMPHAN adalah salah satu makanan ciri khas daerah Aceh yang sangat terkenal dan digemari oleh masyarakat Aceh. TIMPHAN menjadi salah satu tujuan wisata kuliner bagi masyarakat Aceh khususnya dan orang-orang yang berada diluar Aceh. Sebagian besar wisatawan yang ke Aceh mereka ingin mencicipi kue TIMPHAN 


Kue Timphan adalah kue tradisional Aceh yang sangat khas. Rasanya yang manis cocok disajikan ketika acara khusus. Kue Timhpan sering disediakan pada acara-acara penting, seperti acara pernikahan, khitanan, pertunangan, kenduri adat dan acara lainnya  yang sakral. Makan kue Timphan lebih nikmat dengan secangkir kopi atau teh. oleh sebab itulah hampir disetiap warung kopi kue timphan pasti ikut serta dijajakan. 




Bila anda ingin mencoba membuat Kue Thimpan silahkan kunjungi :

Biar lebih jelas silahkan menonton vidio youtube berikut ini: 




Demikianlah akhirnya saya memilih TIMPHAN yang merupakan singkatan dari "Teknologi Informasi Memajukan Pembelajaran Hebat Aneuk Nangroe"  menurut saya ini cukup keren 😄😄😄 mewakili wisata kuliner Khas Aceh yang sangat dikenal di Nusantara.


Saya yakin pasti diantara teman-teman guru sudah punya brand belajar masing-masing... 
bapak ibu guru boleh cerita pengalaman awal mula memilih dan membuat sebuh brand di kolom komentar ya.... saya yakin banyak kisah menarik dibaliknya....

Jumat, 29 Oktober 2021

Tips dan Triks Menulis Bagi Pemula

Coaching Perdana -  Pembatik Level 4

"Jangan menunggu datangnya mood untuk menulis, sebaliknya paksakan diri menulis apa saja sehingga mood itu datang dengan sendirinya"

Masih terngiang-giang pesan Prof. Abduh memberikan arahan dan pesan kepada kami peserta SRB (sahabat rumah belajar) Pembatik Level 4 pada coaching hari pertama. Menurut beliau bila ingin belajar menulis mulailah menulis hal-hal yang kita sukai dan pahami. Tulislah dengan bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti. Menulislah perlahan, sedikit demi sedikit tetapi sering. 





Berikut Trik menulis bagi pemula :
  1. Menulislah hal-hal yang disukai dan dikuasai. Fatal akibatnya menulis hal-hal yang kurang dipahami.
  2. Tulislah segera ide yang sedang dipikirkan jangan ditunda agar semua tidak terlupakan
  3. Gunakanlah bahasa yang sederhana yang budah dipahami oleh pembaca
  4. Jangan terlalu memikirkan teori-teori menuli, hal tersebut dapat menghambat kreatifitas.
  5. Semakin sering kita berlatih menuli, kemampuan akan terus meningkat
  6. Pilih waktu yang tepat untuk menulis sebab menulis butuh ketenangan dan tempat yang tepat
  7. dan yang paling penting adalah 

"Jangan menunggu datangnya mood untuk menulis, sebaliknya paksakan diri menulis apa saja sehingga mood itu datang dengan sendirinya"

7 Kiat Menulis Produktif

1. Waktu Khusus 
    • Orang yang berhasil adalah orang yang menghargai waktu 
    • Harus ada waktu yang dikhususkan untuk menulis 
    • Cari waktu yang tepat untuk menulis secara rutin

2. Jangan dengar orang lain yang melemahkan 

3. Terus motivasi diri 

4. Warisan yang lestari dan abadi, tulisan tidak akan pernah lenyap ditelan zaman. 

5. Kesadaran bahwa manusia itu mahluk penulis.

  • Manusia pada hakikatnya adalah penulis (Emerson)
  • Tulisan yang paling jelek lebih baik dari ingatan yang paling kuat (pepatah Tiongkok Kuno)

6. Membaca karya penulis atau pengarang dunia

7. Bagian dari proses perbaikan

  • Ekspresi perasaan untuk mengubah suatu keadaan
  • Periode perjungan kemerdekaan 1920-1945
  • Nazi Jerman bergerak dibawah kekuatan buku "Mein Kampt" Karya Hitler

Kamis, 28 Oktober 2021

Pembatik 2021 "Ajang Bergengsi Menuju Guru Profesional"

PEMBATIK 2021

"Ajang Bergengsi Menuju Guru Profesional"


Assalamu'alaikum.... 🙏🙏😄😄

Sahabat guru dimanapun anda berada. Pernahkah anda mendengar Duta Rumah Belajar (DRB)?... Nah bagi bapak ibu guru yang belum pernah tahu apa itu Duta Rumah Belajar (DRB) yuuuuuuk simak cerita, pengalaman dan perjuangan saya selama mengikuti kegiatan Pembatik 2021 yang berakhir di Ajang Bergensi menuju Duta Rumah Belajar 2021 😃😃😉😉.


Apa sih Pembatik?

            Pertama mendengar istilah Pembatik saya mengira ini pelatihan tentang membatik yang sebenarnya 😄. Saya pikir saya akan belajar tentang membatik dengan canting diatas kain mori atau kain shantung atau kain sutra 😂😂 dengan cairan lilin yang berwarna-warni. asyiiiiiiik... cita-cita dan keinginan yang sudah lama terpendam.... heheehhe. 

            Mulailah saya mencari informasi tentang Pembatik. Saya mengetikkan kata "Pembatik"  di kolom Omnibox-nya mbah google. Eh ternyata dugaan saya salah besar, imajinasi saya langsung berserakan. Pembatik yang dimaksudkan disini adalah kepanjangan dari Pembelajaran berbasik TIK, merupakan program Peningkatan Kompetensi TIK Guru yang mengacu pada kerangka kerja peningkatan kompetensi TIK guru UNESCO. Standar Kompetensi TIK ini terdiri dari 4 Level, yaitu level literasi, implementasi, kreasi dan berbari (4i leveling). Woooow ini adalah kegiatan lainnya yang sangat ingin saya pelajari. 

 dikutip dari : https://simpatik.belajar.kemdikbud.go.id/user/pembatik_2021 


Jadi sahabat guru sekalian Program Pembatik terdiri dari 4 level :

1. Level 1 : Literasi 

Bimtek daring level 1 (Literasi TIK) merupakan tahapan pertama dalam pelaksanaan pemilihan Duta Rumah Belajar melalui program PembaTIK (Pembelajaran Berbasis TIK). Literasi teknologi merupakan tahapan mendasar yang akan mendorong dan memfasilitasi peserta menggunakan teknologi baru. Tahapan ini fokus pada pengembangan literasi teknologi guru untuk mengintegrasikan peralatan TIK ke dalam kurikulum. Hasil akhir tahap literasi ini adalah peserta bimtek mampu menguasai literasi TIK dasar, kompeten dalam memanfaatkan TIK dalam pembelajaran untuk memberdayakan siswa agar mampu menguasai teknologi baru sebagai bekal bagi diri siswa dalam mengembangkan dirinya sebagai pembelajar sepanjang hayat.

2. Level 2 : Implementasi 

Pada tahapan implementasi bertujuan agar guru mampu memanfaatkan TIK dalam pembelajaran untuk memberdayakan siswa sehingga mampu menerapkan pengetahuan dari mata pelajaran yang diterimanya untuk memecahkan permasalahan kompleks yang dihadapinya dalam lingkungan kerja dan masyarakat (UNESCO, 2018). Untuk mencapai pendekatan ini, pengembangan professional guru harus fokus pada penyediaan pengetahuan dan keterampilan untuk memanfaatkan metodologi dan teknologi yang lebih kompleks.

Vidio Pembelajaran saya di level ke 2- Tahap Implementasi berhasil masuk ke sumber belajar di portal rumah belajar. 

Ayoooo kunjungi 😊😊 https://bit.ly/Mardiana_tugaspembatiklevel2_vidiopembelajaran

atau sahabat juga bisa mengunjugi chanel youtobe saya di 

https://www.youtube.com/watch?v=2Yw4Z8Pd3-8&t=69s


3. Level 3 : kreasi 
Tahapan berikutnya kemampuan peserta semakin ditantang dengan tagihan tugas yang semakin inovatif yaitu menghasilkan karya Media Pembelajaran Interaktif (MPI) yang sangat bagus digunakan selama proses belajar dikelas. konsep kekinian dan inovasi jelas terasa pada tahap ini. Karya MPI juga harus di download ke portal rumah belajar yang beralamat https://belajar.kemdikbud.go.id/ hasil karya harus sesuai ketentuan yang sudah ditetapkan oleh https://sumber.belajar.kemdikbud.go.id/


Karya saya Media Pembelajaran Interaktif (MPI) di Level-3  

https://xiudm9sujczhk5nwsmi8xg-on.drv.tw/PEMBATIK%20LEVEL%203%20GEL%2010/MPI%20kelas%203%20IPA/

4. Level 4
Tahapan ke 4 merupakan tahapan yang cukup menegangkan sekaligus menyenangkan. Pada tahapan ini peserta semakin sedikit. Menurut data dari Pusdatin-Kemdikbud dari 80.000 an peserta yang mendaftar dari level 1 hanya 1000-an yang lolos sampai ke level 4. Pada level ini setiap provinsi terpilih 30 peserta terbaik yang lolos menjadi Sahabat Rumah Belajar (SRB). Sebagai Sahabat Rumah Belajar (SRB) peserta dituntut berbagi dan berkolaborasi mensosialisasikan Portal Rumah Belajar ke rekan-rekan guru dan siswa agar fungsi dan manfaat Portal Rumah Belajar semakin bisa dirasakan oleh semua pihak. 


5. DRB (Duta Rumah Belajar) 
Duta Rumah Belajar merupakan perpanjangan tangan dari Pustekkom Kemendikbud dalam melakukan pengembangan dan pendayagunaan teknologi, informasi, dan komunikasi (TIK) untuk pembelajaran di masing-masing provinsinya terutama Portal Pembelajaran GRATIS dari pemerintah yaitu Rumah Belajar. 
Untuk lebih jelasnya sahabat guru bisa mengunjungi https://simpatik.belajar.kemdikbud.go.id/user/drb_2020


Saya sangat beruntung dari awal kegiatan mengikuti kegiatan pembatik level 1 sampai ke level 4 begitu banyak ilmu yang saya dapatkan. Teman-teman dari seluruh Indonesia yang begitu bersahabat dalam berbagi dan berkolaborasi sunguh  luar biasa. 
Setiap level punya tantangan tersendiri semakin naik level kita ilmu yang kita perolehpun semakin komplek dan tentunya sangat bermanfaat dalam poses belajar dikelas. 


Ayo bongkaaaaar.........


Selasa, 26 Oktober 2021

GOOGLE MASTER TRAINER (GMT) 2021

 GOOGLE MASTER TRAINER 2021

Menjadi bagian dari Program Google Master Trainer tahun 2021 atau yang lebih familiar disebut GMT, merupakan hal yang sangat membanggakan dan  membuat saya menjadi lebih bersemangat menjadi guru yang lebih profesional. 

Awal bulan Juni lalu saya melihat  Twibone bertajuk belajar dimana saja, kapan saja dan dengan siapa saja,  beradar di sosial media. Twibone ini sangat menarik perhatian saya. tak perlu berpikir lama saya langsung ikut mendaftarkan diri pada program tersebut. 

ternyata pendaftaran saya masuk ke Program Google Master Trainer Level 1 Batch 4 yang diselenggarakan oleh Kemdikbud bekerjasama dengan Google dan Tim Refo sebagai Patner. Program ini memperkenalkan kepada peserta "Akun Belajar.id". Seleksi berjalan cukup alot dari informasi yang saya dapatkan dari Coach Steven Tim  Refo pendaftar berjumlah 3000 lebih peserta dan yang tersaring dan lulus seleksi berjumlah 1000 peserta.. wooow rame juga ya yang gugur. 

Pelatihan berlangsung selama 1 bulan, luar biasa, baru kali ini saya mengikuti pelatihan full daring selama 1 bulan. Ilmu yang didapat bukan main-main, berbagai fasilitas dan fitur-firut google dikupas tahap demi tahap. teknik pelatihan juga menuntut peserta untuk ekstra aktif dan mandiri dalam menyelesaikan segala tugas yang diberikan. benar-benar merdeka belajar yang memukau 😀. 

yang lebih dasyat selama pelatihan berlangsung kami juga dituntut melakukan pengimbasan kepada rekan-rekan guru lainnya. tentu saja tentang pengenalan dan pemanfaatan "Akun Belajar.id" yang spektakuler itu. mulailah gerilya dilakukan bersama GMT Aceh Jaya lainnya.  Pada awalnya tidak ada perubahan yang signifikan terhadap jumlah keaktifan akun belajar.id saat itu masing-masing GMT bergerak sendiri-sendiri. Dari 7% naik menjadi 13 % keaktifan akun itupun diperoleh dalam waktu seminggu. 




Akhirnya para GMT Aceh Jaya berembuk dan sepakat untuk memberanikan diri berkolaborasi dengan pihak Dinas Pendidikan Aceh Jaya dan Cabang Dinas Pendididkan Provinsi yang ada di kabupaten Aceh Jaya. Gayung bersambut tidak perlu waktu lama dan penjelasan panjang lebar karena pihak dinas juga sudah paham tentang pentingnya masalah keaktifan akun belajar.id ini. 

Pada tanggal 23 Juni 2021 kegiatan pengenalan akun belajar. id pun berlangsung dengan dihadiri oleh 85 operator dari SD dan SMP yang ada di Aceh Jaya. tidak semua operator sekolah hadir tapi ini merupakan awal yang sangat baik. Dalam waktu 7 hari tepatnya tanggal 30 Juni 2021 keaktifan akun belajar.id Guru di Aceh Jaya meningkat drastis menjadi 79 % bahkan menduduki peringkat ke 4 nasional. 



Hal ini tak lepas dari hasil kolaborasi berbagai pihak yaitu : 

- Dinas Pendidikan Aceh Jaya 

- Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Aceh di Aceh Jaya 

- Google Master Trainers

- Pengawas 

- Kepala sekolah 

- Operator dan Guru

Saat ini Aceh Jaya menduduki peringkat ke 2 nasional dalam aktivasi akun belajar.id guru yaitu sebesar 85 %. Angka ini berbanding terbalik dengan aktivasi akun belajar.id siswa yang masih sangat jauh tertinggal. oleh sebab itulah tugas kita bersama untuk sama-sama melakukan aktivasi akun in. mari sama-sama mengingatkan rekan-rekan yang belum melakukan akitvasi akun supaya dapat dimanfaatkan dengan maksimal.


Akhir bulan Agustus ujian GMT Level 1 dilaksanakan. Proses pendaftaran berlangsung menegangkan apalagi ketika pelaksanaan ujian. sungguh tak bisa dilupakan. Mengikuti ujian berlevel Internasional memang berbeda dan sangat berharga. Singkat cerita dari 1000 peserta hanya 500 san yang lulus untuk ketahap selanjutnya. Pelatihan tahap ke 2 berlangsung selama satu bulan juga. dengan isi materi lebih komplek masih seputaran fitur-fitur google. akan tetapi sudah lebih kepada pemanfaatan secara mendalam. pada akhir bula Agustus Ujian level 2 dilaksanakan. Banyak cerita dan pengalaman berharga dilevel ini. bentroknya kegiatan pelatihan dengan kegiatan lain juga penyebab utama tidak bisa konsentrasi mengikuti pelatihan GMT. akibatnya 2 x ujian FAIL. 😂😂😂 sempat down juga. tapi ternyata banyak kawan-kawan yang FAil dan harus mengulan kembali. akhirnya pada tanggal 19 September 2021 dapat surat cinta dari Google yang memberitakan saya lulus Google Master Trainer Level ke 2.. Alhamdulillah lega rasanya. walau tak bisa lagi mengikuti Program GCT yang merupakan tahap akhir dari program GMT ini. sudah sangat terlambat. semoga tahun depan diberi kesempatan untuk bisa mengikuti Google Certified Trainer.

Terimakasih untuk Kemdikbud, Tim Refo yang mempunyai Coach yang hebat dan rekan-rekan GMT dari seluruh Nusantara. 

ayoooooooo kita bumikan Akun Belajar.id diseluruh Indonesia. 



Mardiana, S.Pd. SD
SD Negeri 1 Calang 
Aceh Jaya







Jumat, 13 Agustus 2021

Cerita Belajar.id

"Mudah Mengakses Data dengan Google Drive”

Masalah, Dampak, Solusi


Masalah :


Dulu saya sering membuat makalah dengan ms.word. semua dilakukan secara manual data-data diinput satu persatu. informasi yang diperoleh juga diperoleh dari tempat yang berbeda. sering sekali ketika ada data yang tertinggal semuanya harus di edit ulang dengan hati-hati. pengeditan akan merubah seluruh teks dan halaman. saya harus memeriksa semua data dari awal sampai akhir agar runtutan data tidak salah letak. 


Dampak : 

ketidak hal diatas begitu sering terjadi. sering membuat saya stres sendiri. tapi tidak punya pilihan lain selain tetap mengedit secara perlahan agar data tetap bisa digunakan dan dikumpulkan. ini membuang banyak waktu dan tenaga. juga biaya. 


Solusi :

ketika saya mulai mengenal Google dokomen saya sangat bahagia. ketika saya tau kalau footnote begitu mudah dimasukkan tanpa khawatir akan ada referensi yang ketinggalan. saya hanya tinggal menjelajah dan menggeser saja. sangat mudah dan begitu menyenangkan. kotak ajaib omnibox yang ada disamping kanan google doc sangat bermanfaat bagi saya. serasa saya punya lemari yang berisi apa saja yang saya inginkan ada disana.


foto-foto sosialisasi akun belajar.id dan pemanfaatan Googgle workspace for education di dinas pendidikan Aceh Jaya, 23 Juli 2021






berikut vidio tutorial yang bisa diakses untuk belajar lebih dalam lagi tentang pemanfaatan google drive

https://www.youtube.com/watch?v=LW2xSkU1R60












Pembatik 2023

 Tugas Pembatik Level 2 Tahun 2023