Menjadi satu-satunya peserta dari Kabupaten aceh jaya yang lolos sampai ke Pembatik Level 4 ini pada awalnya tidak terlalu saya pikirkan. Saat itu saya berpikir akan mengikuti pelatihan seperti level-level sebelumnya. Saya yakin dengan kesungguhan dan rajin berlatih secara mandiri InsyaAllah saya akan lulus 😂😂. PD sekali saya waktu itu.
Pada saat coaching hari ke-1 Prof. Muhammad Abduh. PHd memaparkan bahagaimana memulai menulis sesuatu agar terasa mudah. Menulislah hal-hal yang kita sukai dan kita kuasai agar ide bisa mengalir seperti air yang mengalir. Ungkapkan dengan bahasa yang sederhana saja tidak perlu memakai istilah-istilah yang tidak dipahami oleh masyarakat umum. Menulislah diwaktu dan tempat yang tenang. Karena menulis itu juga memerlukan Azzam (kebulatan tekat). Menarik sekali penjelasan beliau berhasil membuat saya bermimpi mempunyai 10 buku dalam 5 tahun kedepan 😂😂. Bagi orang yang sudah terbiasa menulis 10 buku dalam 5 tahun itu tentu sedikit ya. Tapi bagi saya yang seorang pemula itu adalah sebuah cita-cita.
Singkat cerita pada coaching hari ke-2 s.d 4 para Duta Rumah Belajar Aceh memberikan arahan dan bimbingan agar Peserta Pembatik Level 4 melakukan aksi didunia nyata 😄 maupun didunia maya. Sosialisasi dan Kolaborasi Portal Rumah Belajar menjadi tugas utama kami di Level 4.
Aksi ramai teman-teman dari kabupaten lain semakin menghilangkan keraguan saya dalam melangkah. Tidak hanya menulis, azzam juga diperlukan dalam aksi sosialisasi dan kolaborasi. Terngiang kembali arahan DRB Aceh tahun 2019 Ibu Irayuni. "Diri kita perlu di motivasi dengan berbagai hal agar kita tetap semangat dalam melangkah, beristirahatlah sejenak bila jenuh tapi kemudian lanjut kembali jangan berhenti".
1. Berkoordinasi dengan kepala sekolah ditempat saya bertugas yaitu SD Negeri 1 Calang Kecamatan Kruengsabee kabupaten Aceh Jaya Ibu Herlis Nanda Arita,S.Pd
Seperti biasa ibu kepala sekolah saya ini selalu mendukung setiap gerak langkah saya didunia pendidikan. Beliau selalu mensuport dan membantu setiap kegiatan yang saya laksanakan, tentu saja dengan berkoordinasi dan tidak mengganggu kewajiban utama kita sebagai seorang guru. Saya juga sudah menyerahkan surat undangan palatihan pembatik level 4 sebagai dasar beliau mengizinkan saya melaksanakan aksi baik disekolah sendiri maupun disekolah lainnya. Alhamdulillah saya merasa sudah punya teman dalam aksi ini.
2. Sosialisasi perdana kepada rekan sejawat disekolah sendiri melalui bincang ringan tentang Portal Rumah Belajar.
3. Berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Aceh JayaSaya mencoba menghubungi Kabid Dinas Pendidikan Aceh Jaya Bapak Mutawali, S.Pd. Beliau adalah sosok yang bijaksana dan enak diajak berdiskusi tentang pendidikan. Selalu mendukung setiap gerak langkah guru-guru di Aceh Jaya dalam peningkatan mutu dan kualitas pendidikan. Respon beliau sangat baik dan siap membantu kegiatan Sosialisasi Portal Rumah Belajar. Alhamdulillah tim saya bertambah lagi 😀.
4. Berkoordinasi dengan kepala Dinas Pendidikan Aceh Jaya Bapak Abdul Jabar, S.Pd
"Apa itu Pembatik bu Mar?" pertanyaan itulah yang beliau lontarkan diawal bincang kami. Sayapun mencoba menjelaskan bahwa Pembatik adalah Pembelajaran Berbasis TIK untuk guru-guru disemua jenjang pendidikan. Dari Guru TK sampai tingkat SMA, dari Sabang sampai Meuroke berhak mengikuti program yang sudah disediakan oleh Pusdatin Kemendikbud ini. "oh saya kira mau membatik pake kain" 😀 ungkap beliau sambil tertawa renyah mencairkan suasana diruangan Kepala Dinas Pendidikan Aceh Jaya tersebut. Beliau juga sangat mendukung kegiatan ini. Mensuport saya dengan memberikan kemudahan dan Kelancaran dalam menyelesaikan adminstrasi dan persiapan melakukan sosialisasi seperti mengerluarkan Surat Undangan kepada setiap sekolah SD dan SMP agar mengirimkan 3 orang guru untuk kegiatan Sosialisasi Portal Rumah Belajar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar