Pembatik 2021 "Ajang Bergengsi Menuju Guru Profesional"
PEMBATIK 2021
"Ajang Bergengsi Menuju Guru Profesional"
Assalamu'alaikum.... 🙏🙏😄😄
Sahabat guru dimanapun anda berada. Pernahkah anda mendengar Duta Rumah Belajar (DRB)?... Nah bagi bapak ibu guru yang belum pernah tahu apa itu Duta Rumah Belajar (DRB) yuuuuuuk simak cerita, pengalaman dan perjuangan saya selama mengikuti kegiatan Pembatik 2021 yang berakhir di Ajang Bergensi menuju Duta Rumah Belajar 2021 😃😃😉😉.
Apa sih Pembatik?
Pertama mendengar istilah Pembatik saya mengira ini pelatihan tentang membatik yang sebenarnya 😄. Saya pikir saya akan belajar tentang membatik dengan canting diatas kain mori atau kain shantung atau kain sutra 😂😂 dengan cairan lilin yang berwarna-warni. asyiiiiiiik... cita-cita dan keinginan yang sudah lama terpendam.... heheehhe.
Mulailah saya mencari informasi tentang Pembatik. Saya mengetikkan kata "Pembatik" di kolom Omnibox-nya mbah google. Eh ternyata dugaan saya salah besar, imajinasi saya langsung berserakan. Pembatik yang dimaksudkan disini adalah kepanjangan dari Pembelajaran berbasik TIK, merupakan program Peningkatan Kompetensi TIK Guru yang mengacu pada kerangka kerja peningkatan kompetensi TIK guru UNESCO. Standar Kompetensi TIK ini terdiri dari 4 Level, yaitu level literasi, implementasi, kreasi dan berbari (4i leveling). Woooow ini adalah kegiatan lainnya yang sangat ingin saya pelajari.
Jadi sahabat guru sekalian Program Pembatik terdiri dari 4 level :
1. Level 1 : Literasi
Bimtek daring level 1 (Literasi TIK) merupakan tahapan pertama dalam pelaksanaan pemilihan Duta Rumah Belajar melalui program PembaTIK (Pembelajaran Berbasis TIK). Literasi teknologi merupakan tahapan mendasar yang akan mendorong dan memfasilitasi peserta menggunakan teknologi baru. Tahapan ini fokus pada pengembangan literasi teknologi guru untuk mengintegrasikan peralatan TIK ke dalam kurikulum. Hasil akhir tahap literasi ini adalah peserta bimtek mampu menguasai literasi TIK dasar, kompeten dalam memanfaatkan TIK dalam pembelajaran untuk memberdayakan siswa agar mampu menguasai teknologi baru sebagai bekal bagi diri siswa dalam mengembangkan dirinya sebagai pembelajar sepanjang hayat.
2. Level 2 : Implementasi
Pada tahapan implementasi bertujuan agar guru mampu memanfaatkan TIK dalam pembelajaran untuk memberdayakan siswa sehingga mampu menerapkan pengetahuan dari mata pelajaran yang diterimanya untuk memecahkan permasalahan kompleks yang dihadapinya dalam lingkungan kerja dan masyarakat (UNESCO, 2018). Untuk mencapai pendekatan ini, pengembangan professional guru harus fokus pada penyediaan pengetahuan dan keterampilan untuk memanfaatkan metodologi dan teknologi yang lebih kompleks.
Vidio Pembelajaran saya di level ke 2- Tahap Implementasi berhasil masuk ke sumber belajar di portal rumah belajar.
Tahapan berikutnya kemampuan peserta semakin ditantang dengan tagihan tugas yang semakin inovatif yaitu menghasilkan karya Media Pembelajaran Interaktif (MPI) yang sangat bagus digunakan selama proses belajar dikelas. konsep kekinian dan inovasi jelas terasa pada tahap ini. Karya MPI juga harus di download ke portal rumah belajar yang beralamat https://belajar.kemdikbud.go.id/hasil karya harus sesuai ketentuan yang sudah ditetapkan oleh https://sumber.belajar.kemdikbud.go.id/
Karya saya Media Pembelajaran Interaktif (MPI) di Level-3
Tahapan ke 4 merupakan tahapan yang cukup menegangkan sekaligus menyenangkan. Pada tahapan ini peserta semakin sedikit. Menurut data dari Pusdatin-Kemdikbud dari 80.000 an peserta yang mendaftar dari level 1 hanya 1000-an yang lolos sampai ke level 4. Pada level ini setiap provinsi terpilih 30 peserta terbaik yang lolos menjadi Sahabat Rumah Belajar (SRB). Sebagai Sahabat Rumah Belajar (SRB) peserta dituntut berbagi dan berkolaborasi mensosialisasikan Portal Rumah Belajar ke rekan-rekan guru dan siswa agar fungsi dan manfaat Portal Rumah Belajar semakin bisa dirasakan oleh semua pihak.
5. DRB (Duta Rumah Belajar)
Duta Rumah Belajar merupakan perpanjangan tangan dari Pustekkom Kemendikbud dalam melakukan pengembangan dan pendayagunaan teknologi, informasi, dan komunikasi (TIK) untuk pembelajaran di masing-masing provinsinya terutama Portal Pembelajaran GRATIS dari pemerintah yaitu Rumah Belajar.
Saya sangat beruntung dari awal kegiatan mengikuti kegiatan pembatik level 1 sampai ke level 4 begitu banyak ilmu yang saya dapatkan. Teman-teman dari seluruh Indonesia yang begitu bersahabat dalam berbagi dan berkolaborasi sunguh luar biasa.
Setiap level punya tantangan tersendiri semakin naik level kita ilmu yang kita perolehpun semakin komplek dan tentunya sangat bermanfaat dalam poses belajar dikelas.
Bagus,mudah dipahami..
BalasHapusBagus bu, tetap semangat menulis
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusAwesome Miss
BalasHapusKeren...
BalasHapusSemangat dan Sukses Buk Mardiana,, kerenn..
BalasHapusI like it
Mantap...semangat Bu mar semoga sukses ...
BalasHapusBagus tulisannya..apakah semua jenjang bisa ikut pembatik ini Bu?
BalasHapusDan untuk guru Honorer yang tidak ada di dapodik bagaimana?
Pembatik bisa diikuti oleh guru semua jenjang ibu... Setau saya semua guru baik PNS maupun Honor bisa ikut Bu..
HapusIk